Deadline hari ini, tanggal 10 Januari 2015 dan pengumumannya masih 30 hari lagi... Lamaaa..
Untuk urusan ikut dibukukan atau tidak, itu belakangan. Yang penting berbagi ilmu dan memotivasi duluuu...
Oke langsung saya share tulisan saya yaa...
KEAJAIBAN HATI DAN
PIKIRAN MENUJU SUKSES
oleh Anis Unifah
Dari Shahabat
bernama ‘Abdullah bin Amru bin Al ‘Ash ra, ia berkata: “Aku mendengar Rasulullah
Saw. bersabda:
إِذَا سَمِعْتُمُ الْمُؤَذِّنَ
فَقُولُوا مِثْلَ مَا يَقُولُ ثُمَّ صَلُّوا عَلَىَّ فَإِنَّهُ مَنْ صَلَّى
عَلَىَّ صَلاَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ بِهَا عَشْرًا…
“Jika
kalian mendengar mu’adzin, maka katakanlah seperti
yang diucapkan oleh mu’adzin. Kemudian
ucapkanlah oleh kalian shalawat atasku. Barangsiapa yang mengucapkan shalawat
atasku satu kali, maka Allah akan membalas (pahala) shalawat atasnya sepuluh
kali lipat.” (HR. Muslim No: 875)
Para Ulama’
mengartikan kata ash-sholat (shalawat) yaitu do’a, kasih sayang, permohonan
ampun, pengagungan dan permohonan barokah dari Allah. Shalawat atas Rasulullah
Saw. bermakna memohon kepada Allah agar mengagungkan dan meninggikan derajat
Rasulullah Saw. baik di dunia maupun di akhirat.
Ketika Anda
membaca shalawat, dalam hati Anda tumbuh niat untuk membaca shalawat dan juga
ada perasaan yang menyelimutinya. Kemudian akal Anda bekerja untuk memikirkan
shalawat yang Anda baca yaitu memohon kepada Allah agar mengagungkan dan
meninggikan derajat Rasulullah Saw. Berarti dalam hati dan akal pikiran Anda terpancar
shalawat sehingga akan menarik shalawat sepuluh kali lipat. Inilah Hukum Tarik
Menarik (Law of Attraction).
Rahasia Hukum
Tarik Menarik ini dibeberkan dalam buku The
Secret (Rahasia) yang ditulis oleh Rhonda Byrne. Hukum ini mengatakan bahwa
kemiripan menarik kemiripan, jadi ketika Anda memikirkan sesuatu, Anda juga
menarik pikiran-pikiran serupa ke diri Anda. Contohnya Anda pernah mulai
memikirkan sesuatu yang tidak terlalu Anda sukai dan semakin Anda
memikirkannya, tampaknya semakin memburuk. Ini disebabkan karena ketika Anda
memikirkan sebuah pikiran, hukum tarik-menarik segera mendatangkan lebih banyak
pikiran yang serupa kepada Anda. Dalam hitungan menit, Anda sudah mendapatkan
begitu banyak pikiran tidak menyenangkan yang serupa dan membuat situasi
semakin memburuk. Semakin Anda memikirkannya, semakin kesallah Anda.
Menurut Rhonda
Byrne, Hukum Tarik Menarik sebenarnya sudah dipraktekkan oleh orang-orang besar
seperti Plato, Shakespeare, Newton, Hugo, Beethoven, Lincoln, Emerson, Edison
dan Einstein. Mereka adalah orang-orang yang sudah mengetahui rahasia ini. Bagi
kita sebenarnya ini bukanlah ajaran baru, Islam telah mengajarkannya. Contohnya
dalam hadits yang saya bahas ini.
Shalawat yang
bermakna do’a, kasih sayang dan sebagainya adalah hal POSITIF.
Berarti Anda telah memacarkan energi positif dari hati dan pikiran Anda, maka
akan kembali pada Anda hal positif pula yaitu rahmat dalam jumlah yang lebih
banyak, yaitu sepuluh kali.
Pikiran Anda
menciptakan semacam gaya magnet yang membawa kepada Anda apapun yang anda
pikirkan. Hukum Tarik Menarik menyatakan bahwa pikiran memiliki kekuatan
sehingga ketika Anda fokus pada sesuatu, maka Anda menambah kekuatan itu karena
Anda bergetar pada frekuensi yang sama.
Hidup secara
positif dan penuh semangat membuat keberhasilan dan kebahagiaan. Pikiran
positif akan menarik hal-hal yang positif pula. Dan juga sebaliknya, apabila
hati dan akal pikiran Anda memancarkan hal negatif, maka hal negatif akan
kembali pada Anda dalam jumlah yang lebih besar.
Hukum Tarik
Menarik adalah sunnatullah, ia tidak memilih orang, siapapun mengalaminya, ia
juga tidak memandang pikiran atau buruk, mau atau tidak mau, ia hanya menerima
signal dari pikiran Anda dan memantulkannya kembali. Ketika Anda fokus pada
sesuatu sebenarnya Anda sedang memanggil sesuatu itu untuk hadir dalam hidup
Anda. Ini merupakan manivestasi rahmat Allah yang berlaku untuk seluruh
makhluk-Nya, tidak melihat apapun tabiatnya, ketaqwaannya dan maksiatnya.
Pernahkah Anda
melihat dalam kehidupan sehari-hari, setiap perbuatan dan tindakan Anda
berdampak pada orang-orang di sekitar Anda. Mungkin Anda pernah mengamati
beberapa orang atau sahabat Anda sendiri yang membawa vitalitas dan energi
positif kemudian mempengaruhi Anda dalam cara yang positif.
Lalu apa hubungannya hadits tersebut dengan
kesuksesan?
Sukses
merupakan satu kata yang disepakati oleh seluruh umat manusia untuk dimiliki.
Manusia yang hidup seperti apa kondisi maupun profesinya selalu bekerja dan
berusaha dalam rangka mencari kesuksesan. Tentu sebagai umat muslim, kita tidak
hanya ingin sukses di dunia tetapi juga di akhirat kelak. Allah menyuruh para
hamba-Nya beribadah untuk kehidupan akhirat tetapi juga tidak boleh melupakan
kehidupan dunia. Tentu setiap orang punya impian dan pilihlah impian yang dapat
mengantarkan Anda menuju kesuksesan di akhirat, tidak hanya kesuksesan di dunia.
Sebagaimana dalam sebuah hadits bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling
bermanfaat. Gapailah impian itu semata-mata karena Allah SWT demi menggapai
ridha-Nya.
Untuk menggapai
impian, Anda harus punya prinsip, yakni tidak ada hal yang tidak mungkin di
dunia ini. Hal penting yang harus Anda ingat sebelum menjalankan apapun dalam
hidup Anda, Anda haruslah mempercayai dan meyakini bahwa Allah akan
mewujudkannya. Dengan kekuatan kepercayaan dan keyakinan terhadap hal tersebut,
maka hal tersebut niscaya akan membantu Anda untuk mewujudkan apapun yang Anda
inginkan. Sedangkan jika ada keraguan sedikit saja terhadap apa yang Anda
yakini tadi, mungkin karena belum juga mendatangkan hasil seperti yang
diharapkan, hal itu justru akan membuat hal yang Anda inginkan itu semakin
menjauh.
Apa yang Anda
tanam, itulah yang Anda tuai. Jadi, segala energi yang Anda pancarkan dari perasaan
dan pikiran Anda, baik itu positif ataupun negatif, disadari atau tidak, akan
dipancarkan ke luar diri Anda dan akan kembali pada Anda hal yang sama (positif
ataupun negatif) dalam jumlah yang lebih besar dari alam semesta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar