Sabtu, 10 Januari 2015

"KEAJAIBAN HATI DAN PIKIRAN MENUJU SUKSES"

Saya ikutkan dalam Lomba Menulis #BerguruPadaHadits yang diadakan oleh Penerbit Diva Press.
Deadline hari ini, tanggal 10 Januari 2015 dan pengumumannya masih 30 hari lagi... Lamaaa..
Untuk urusan ikut dibukukan atau tidak, itu belakangan. Yang penting berbagi ilmu dan memotivasi duluuu...
Oke langsung saya share tulisan saya yaa...



KEAJAIBAN HATI DAN PIKIRAN MENUJU SUKSES
oleh Anis Unifah

Dari Shahabat bernama ‘Abdullah bin Amru bin Al ‘Ash ra, ia berkata: “Aku mendengar Rasulullah Saw. bersabda:
إِذَا سَمِعْتُمُ الْمُؤَذِّنَ فَقُولُوا مِثْلَ مَا يَقُولُ ثُمَّ صَلُّوا عَلَىَّ فَإِنَّهُ مَنْ صَلَّى عَلَىَّ صَلاَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ بِهَا عَشْرًا…
Jika kalian mendengar mu’adzin, maka katakanlah seperti yang diucapkan oleh mu’adzin. Kemudian ucapkanlah oleh kalian shalawat atasku. Barangsiapa yang mengucapkan shalawat atasku satu kali, maka Allah akan membalas (pahala) shalawat atasnya sepuluh kali lipat.” (HR. Muslim No: 875)

Para Ulama’ mengartikan kata ash-sholat (shalawat) yaitu do’a, kasih sayang, permohonan ampun, pengagungan dan permohonan barokah dari Allah. Shalawat atas Rasulullah Saw. bermakna memohon kepada Allah agar mengagungkan dan meninggikan derajat Rasulullah Saw. baik di dunia maupun di akhirat.
Ketika Anda membaca shalawat, dalam hati Anda tumbuh niat untuk membaca shalawat dan juga ada perasaan yang menyelimutinya. Kemudian akal Anda bekerja untuk memikirkan shalawat yang Anda baca yaitu memohon kepada Allah agar mengagungkan dan meninggikan derajat Rasulullah Saw. Berarti dalam hati dan akal pikiran Anda terpancar shalawat sehingga akan menarik shalawat sepuluh kali lipat. Inilah Hukum Tarik Menarik (Law of Attraction).
Rahasia Hukum Tarik Menarik ini dibeberkan dalam buku The Secret (Rahasia) yang ditulis oleh Rhonda Byrne. Hukum ini mengatakan bahwa kemiripan menarik kemiripan, jadi ketika Anda memikirkan sesuatu, Anda juga menarik pikiran-pikiran serupa ke diri Anda. Contohnya Anda pernah mulai memikirkan sesuatu yang tidak terlalu Anda sukai dan semakin Anda memikirkannya, tampaknya semakin memburuk. Ini disebabkan karena ketika Anda memikirkan sebuah pikiran, hukum tarik-menarik segera mendatangkan lebih banyak pikiran yang serupa kepada Anda. Dalam hitungan menit, Anda sudah mendapatkan begitu banyak pikiran tidak menyenangkan yang serupa dan membuat situasi semakin memburuk. Semakin Anda memikirkannya, semakin kesallah Anda.
Menurut Rhonda Byrne, Hukum Tarik Menarik sebenarnya sudah dipraktekkan oleh orang-orang besar seperti Plato, Shakespeare, Newton, Hugo, Beethoven, Lincoln, Emerson, Edison dan Einstein. Mereka adalah orang-orang yang sudah mengetahui rahasia ini. Bagi kita sebenarnya ini bukanlah ajaran baru, Islam telah mengajarkannya. Contohnya dalam hadits yang saya bahas ini.
Shalawat yang bermakna do’a, kasih sayang dan sebagainya adalah hal POSITIF. Berarti Anda telah memacarkan energi positif dari hati dan pikiran Anda, maka akan kembali pada Anda hal positif pula yaitu rahmat dalam jumlah yang lebih banyak, yaitu sepuluh kali.
Pikiran Anda menciptakan semacam gaya magnet yang membawa kepada Anda apapun yang anda pikirkan. Hukum Tarik Menarik menyatakan bahwa pikiran memiliki kekuatan sehingga ketika Anda fokus pada sesuatu, maka Anda menambah kekuatan itu karena Anda bergetar pada frekuensi yang sama.
Hidup secara positif dan penuh semangat membuat keberhasilan dan kebahagiaan. Pikiran positif akan menarik hal-hal yang positif pula. Dan juga sebaliknya, apabila hati dan akal pikiran Anda memancarkan hal negatif, maka hal negatif akan kembali pada Anda dalam jumlah yang lebih besar.
Hukum Tarik Menarik adalah sunnatullah, ia tidak memilih orang, siapapun mengalaminya, ia juga tidak memandang pikiran atau buruk, mau atau tidak mau, ia hanya menerima signal dari pikiran Anda dan memantulkannya kembali. Ketika Anda fokus pada sesuatu sebenarnya Anda sedang memanggil sesuatu itu untuk hadir dalam hidup Anda. Ini merupakan manivestasi rahmat Allah yang berlaku untuk seluruh makhluk-Nya, tidak melihat apapun tabiatnya, ketaqwaannya dan maksiatnya.
Pernahkah Anda melihat dalam kehidupan sehari-hari, setiap perbuatan dan tindakan Anda berdampak pada orang-orang di sekitar Anda. Mungkin Anda pernah mengamati beberapa orang atau sahabat Anda sendiri yang membawa vitalitas dan energi positif kemudian mempengaruhi Anda dalam cara yang positif.
Lalu apa hubungannya hadits tersebut dengan kesuksesan?
Sukses merupakan satu kata yang disepakati oleh seluruh umat manusia untuk dimiliki. Manusia yang hidup seperti apa kondisi maupun profesinya selalu bekerja dan berusaha dalam rangka mencari kesuksesan. Tentu sebagai umat muslim, kita tidak hanya ingin sukses di dunia tetapi juga di akhirat kelak. Allah menyuruh para hamba-Nya beribadah untuk kehidupan akhirat tetapi juga tidak boleh melupakan kehidupan dunia. Tentu setiap orang punya impian dan pilihlah impian yang dapat mengantarkan Anda menuju kesuksesan di akhirat, tidak hanya kesuksesan di dunia. Sebagaimana dalam sebuah hadits bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat. Gapailah impian itu semata-mata karena Allah SWT demi menggapai ridha-Nya.
Untuk menggapai impian, Anda harus punya prinsip, yakni tidak ada hal yang tidak mungkin di dunia ini. Hal penting yang harus Anda ingat sebelum menjalankan apapun dalam hidup Anda, Anda haruslah mempercayai dan meyakini bahwa Allah akan mewujudkannya. Dengan kekuatan kepercayaan dan keyakinan terhadap hal tersebut, maka hal tersebut niscaya akan membantu Anda untuk mewujudkan apapun yang Anda inginkan. Sedangkan jika ada keraguan sedikit saja terhadap apa yang Anda yakini tadi, mungkin karena belum juga mendatangkan hasil seperti yang diharapkan, hal itu justru akan membuat hal yang Anda inginkan itu semakin menjauh.
Apa yang Anda tanam, itulah yang Anda tuai. Jadi, segala energi yang Anda pancarkan dari perasaan dan pikiran Anda, baik itu positif ataupun negatif, disadari atau tidak, akan dipancarkan ke luar diri Anda dan akan kembali pada Anda hal yang sama (positif ataupun negatif) dalam jumlah yang lebih besar dari alam semesta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar