Sejak
kecil, Ibu telah mengajarkan arti cinta sebenarnya. Ibulah madrasah cinta saya,
Ibulah yang hanya punya satu mata pelajaran yaitu “cinta”. Sekolah yang hanya
punya satu guru yaitu “pecinta”. Sekolah yang semua murid-muridnya diberi satu
nama “anakku tercinta”.
Cinta
Ibu kepada anak adalah “cinta khusus”, sedangkan cinta anak kepada Ibu “cinta
netral”. Tuhan menganugerahkan “cinta khusus” pada diri Ibu bertujuan agar anak
bisa tumbuh dan terawat. Kalau rasa cinta khusus Ibu tidak ada, maka siapa yang
sudi merawat anak kecil? Sudah rewel, merepotkan, menghabiskan biaya, perlu
capek-capek mendidik, dll.
Namun
“cinta netral” anak bisa berubah menjadi “cinta khusus” kepada Ibu setelah
proses kedewasaan dan “berbakti” adalah persembahan cinta khusus-ku untukmu,
Ibu…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar