Sabtu, 10 Januari 2015

Puisi "Wanita Mulia"

Puisi karyaku menjadi kontributor Event Proud To Be Muslim_Penerbit Asrifa



WANITA MULIA
oleh Anis Unifah

berkata para ahli hikmah: “Wanita adalah tiang Negara,
apabila ia rusak, rusaklah Negara,
apabila ia baik, maka baik pulalah Negara.”
hijab tidak lagi dihiraukan,
pakaian disulam menyempurnakan ketelanjangan,
perhiasan dijadikan dewa kecantikan,
rambut, mahkota yang harus ditutup terurai seperti ekor kuda,
wewangian menebar aroma setan bagi kaum Adam yang diharamkan,
jalan-jalan becek menjadi saksi kebrutalan nafsu yang memburu,
dinding-dinding hotel menjadi bisu menyaksikan dosa yang menggebu,
uang-uang perzinahan haram bertebaran di pinggir selokan,

tak sadarkah mereka? menjadi ibu para pejuang Negara,
menjadi penghuni surgawi disebabkan telapak kaki;
namun hati mereka mati,

tak tahukah mereka? telah disiapkan surga bagi wanita
yang memelihara kehormatannya; menundukkan pandangannya,
yang menahan diri dibalik hijabnya; yang taat suaminya,
yang tidak berkeluh kesah menangani rumah tangganya,
yang mengajari anak-anaknya dengan kalimat tauhid,
“Laa ilaaha illallaah”;
Tiada tuhan selain Allah.

belajarlah dari Fatimah Az-Zahra; teladan wanita sepanjang masa,
putri Rasul yang baik akhlaknya; luhur budinya,
dialah ‘Wanita Mulia’ yang hanya ada di agama Islam; rahmat semesta alam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar