MIMPI
oleh Anis Unifah
seperti burung
kecil yang tak pernah
meninggalkan
sarang karena takut jatuh,
aku goyah lagi
ketika dihadapkan
pada akhir
impianku.
ketika aku
lelah, kupejamkan mata
menyusuri
resapan angin,
meniupkan wangi
mimpi yang semerbak,
sementara aku
bangun lagi,
aku membayangkan
mimpiku akan terwujud.
dapatkah aku
melakukannya?
ketika aku
jatuh, aku perlu keberanian untuk berdiri lagi,
percaya akan
takdirku
yang telah
tertulis di sebuah kitab di sisi Tuhanku,
percaya pada
mimpi-mimpi,
untuk mengatasi
setiap tintangan
yang dapat
diatasi dengan caraku.
aku bisa terbang
tinggi,
suatu hari di
atas langit yang tinggi,
aku akan
melebarkan sayapku,
lebih bebas dan
lebih tinggi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar